Home Pemerintah

Lamongan Perluas Akses Pendidikan Lewat Program Perintis

by linknews.id - 26 Maret 2024, 16:13 WIB

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi (dok.ist)

LAMONGAN (LINKNEWS.ID) - Pemerintah Kabupaten Lamongan memperluas akses pendidikan dengan memberikan kesempatan yang sama untuk seluruh masyarakat di seluruh wilayah melalui program perintis (pendidikan berkualitas dan gratis).

Program yang telah berjalan sejak 2021 tersebut telah menyasar sebanyak 12.986 siswa/mahasiswa. Tercatat pada 2023 terdapat 6.466 penerima beasiswa mulai dari tingkat SD sederajat hingga S2. 

Melalui anggaran sebesar Rp6,230 miliar beasiswa perintis tersalurkan untuk SD/MI (3000 siswa), SMP/MTs (1800 siswa), SMA/SMK/MA (568 siswa), S1 Baru Gaskin (225 mahasiswa), S1 On Going (41 mahasiswa), S1 Prestasi (30 mahasiswa), S1 Guru PAUD (50 mahasiswa), S1 Guru Inklusi (10 mahasiswa), S2 Baru (2 mahasiswa), S1 Perpanjangan (738 mahasiswa), S2 Perpanjangan (1 mahasiswa), S1 Perpanjangan Guru (1 mahasiswa).

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, melalui rilis humas pemkab Lamongan, Senin (25/3/2024) berharap, kehadiran beasiswa perintis dapat memberikan akses pendidikan yang sama untuk seluruh kalangan masyarakat, sehingga tidak ada masyarakat yang tidak bisa mengenyam pendidikan karena biaya. 

“Bapak ibu, silakan dimanfatkan sebaik-baiknya beasiswa yang sudah diberikan pemerintah, nanti akan di survei. Hari ini sudah hampir 6.500 dari tingkat SD, SMP, SMA yang diberikan. Pemeiritah tidak ingin ada anak Lamongan yang tidak sekolah karena biaya monggo di gulawentah (merawat) apa yang diberikan,” tutur bupati saat safari ramadan di Banjargondang, Bluluk, Lamongan. 

Tidak hanya itu, dalam mendukung akselerasi pendidikan, Pemkab Lamongan mendekatkan pelayanan perpustakaan keliling yang hadir di berbagai wilayah Lamongan. Dari awal tahun hingga 22 Maret program ini telah hadir di 76 lembaga pendidikan maupun kecamatan. 

Kontribusi ini mampu memberikan dampak positif terhadap tingkat kegemaran membaca (TGM) Kabupaten Lamongan yang mengalami kenaikan dari 65,90 persen pada 2022 menjadi 66,21 pada 2023. 

Tidak hanya itu, IPM Lamongan mengalami peningkatan dari 74,02 pada 2022 menjadi 74.53 (kategori baik) pada 2023. Sementara rata-rata lama sekolah Kabupaten Lamongan saat ini berada di angka 8,34 dengan harapan lama sekolah yang sudah mencapai 14,02 tahun (setara lulus D2). (IP)

Reporter : Red/**

Share :

Populer Pekan Ini