Home Daerah

Akselerasi Reformasi Birokrasi Kesehatan, Dua Puskesmas Tuban Belajar Langsung dari Model WBBM Banyuwangi

by linknews.id - 03 Agustus 2026, 07:25 WIB

Foto : Puskesmas Sempu Tuban (ist)

TUBAN, Linknews.id – Setelah berhasil meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), dua puskesmas rujukan di Kabupaten Tuban, yakni Puskesmas Tuban dan Puskesmas Kenduruan, kini menargetkan lompatan kualitatif berikutnya yakni Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). 

Untuk mematangkan strategi menuju target tahun 2027, jajaran terkait melakukan studi banding ke UPTD Puskesmas Sempu, Banyuwangi, yang telah lebih dulu membuktikan keberhasilan transformasi zona integritasnya.

Kunjungan yang melibatkan Inspektorat Daerah, Dinas Kesehatan P2KB, serta unit operasional kedua puskesmas tersebut bukan sekadar formalitas administratif, melainkan upaya menyerap praktik terbaik (best practice) dalam membangun ekosistem pelayanan yang transparan dan akuntabel. 

Bambang Suhaji, Inspektur Pembantu V Inspektorat Daerah Tuban, menegaskan bahwa pengalaman empiris Puskesmas Sempu menjadi peta jalan penting bagi Tuban.

"Puskesmas Sempu telah membuktikan bahwa transisi dari WBK ke WBBM dapat dilakukan secara sistematis. Inspirasi ini akan kami adaptasi untuk memastikan Puskesmas Tuban dan Kenduruan siap menghadapi penilaian ketat pada 2027," ujarnya.

Yang menjadi sorotan utama dalam kunjungan ini adalah pendekatan holistik Puskesmas Sempu. Keberhasilan mereka tidak hanya diukur dari kepatuhan dokumen, tetapi juga terlihat dari penataan lingkungan fisik yang bersih, rapi, dan nyaman. 

Hal ini membuktikan bahwa tata kelola administrasi yang baik berbanding lurus dengan peningkatan pengalaman pasien (patient experience). Lingkungan yang tertib mencerminkan disiplin internal aparatur, yang pada gilirannya membangun kepercayaan publik.

Kepala Puskesmas Sempu, Yatianiningsih, menyambut hangat kedatangan rombongan Tuban dengan membuka akses diskusi klasterisasi layanan. Peserta diajak berinteraksi langsung dengan petugas di berbagai lini, mulai dari pendaftaran, farmasi, hingga pelayanan medis, untuk memahami bagaimana inovasi digital dan budaya kerja integritas diterapkan dalam operasional sehari-hari.

"Kami terbuka berbagi pengalaman. Harapan kami, pembelajaran ini dapat mempercepat proses adaptasi di Tuban sehingga target WBBM tercapai sesuai rencana," katanya.

Dengan melibatkan pula perwakilan Diskominfo SP, kunjungan ini juga menyoroti pentingnya dukungan infrastruktur teknologi informasi dalam mendukung transparansi layanan. Langkah ini menunjukkan komitmen Pemkab Tuban untuk tidak hanya mengejar status predikat, tetapi benar-benar membangun fondasi birokrasi kesehatan yang bersih, efisien, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat sebagai bagian dari reformasi birokrasi nasional. (MCT/RED)

Share :

Popular Post