Home Daerah

Asah Kompetensi di Lapangan, Peserta Pelatihan EMCL Promosikan UMKM dalam Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026

by linknews.id - 10 Juli 2026, 12:07 WIB

BOJONEGORO, Linknews.id – Peserta Program Pelatihan Kerja bagi Pelajar dan Mahasiswa ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) Tahun 2026 tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga terjun langsung ke lapangan melalui keterlibatan mereka dalam Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026. 

Di stan EMCL, para peserta bertugas mempromosikan produk-produk unggulan UMKM binaan perusahaan, sekaligus mengasah kompetensi komunikasi dan pemasaran secara nyata di hadapan ribuan pengunjung festival.

Keterlibatan ini merupakan bagian dari kurikulum pembelajaran berbasis praktik yang dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara teori dan kebutuhan dunia kerja. Perwakilan EMCL, Husna Widhi Hastuti, menjelaskan bahwa pengalaman menjaga stan dan berinteraksi langsung dengan masyarakat memberikan wawasan berharga tentang dinamika pemasaran produk lokal.

"Peserta tidak sekadar melayani, tetapi juga memahami bagaimana sebuah produk UMKM dipasarkan dan diterima oleh konsumen. Pengalaman ini sangat krusial untuk meningkatkan kompetensi mereka sebelum benar-benar memasuki dunia industri," ujar Husna kepada media.

Senada dengan hal tersebut, perwakilan PIB Bojonegoro, Lulus Harka, menekankan bahwa festival ini menjadi laboratorium sosial bagi para peserta. Selain kemampuan promosi, mereka juga dilatih untuk membangun kepercayaan diri, kerja sama tim, dan etika pelayanan publik yang profesional.

Selama acara berlangsung, peserta aktif memperkenalkan berbagai hasil karya masyarakat sekitar wilayah operasi Lapangan Banyu Urip, mulai dari kain batik, busana tradisional, hingga produk rajut. Mereka juga berperan sebagai edukator mini yang menjelaskan proses pembinaan berkelanjutan yang dilakukan EMCL dalam mengembangkan ekonomi kreatif lokal.

Langkah ini menegaskan komitmen EMCL dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Bojonegoro. Melalui integrasi antara pelatihan formal dan pengalaman lapangan, program ini diharapkan mampu mencetak tenaga kerja yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga adaptif terhadap tantangan pasar yang dinamis. (RED)

Share :

Popular Post