Home Pendidikan

Bupati Bojonegoro di Purnawiyata SMPN 2 Purwosari: Jangan Berhenti di SMP, Kejar Pendidikan Tinggi

by linknews.id - 15 Juni 2026, 22:53 WIB

BOJONEGORO, Linknews.id – Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menegaskan bahwa tamat dari jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan batu loncatan menuju pendidikan yang lebih tinggi. Pesan ini disampaikan secara langsung saat menghadiri acara pelepasan siswa kelas IX atau Purnawiyata SMPN 2 Purwosari Tahun Ajaran 2025/2026, di GOR Dolokgede, Sabtu (13/6/2026).

Di hadapan 99 siswa lulusan, Forkopimcam Purwosari, perwakilan DPRD, serta ratusan wali murid, Bupati Setyo menekankan bahwa peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) adalah kunci utama bagi masa depan Kabupaten Bojonegoro. Ia mendorong para lulusan untuk minimal melanjutkan ke SMA atau SMK, dan bercita-cita hingga ke perguruan tinggi.

“Anak-anak jangan berhenti belajar di sini. Dunia berubah cepat, dan pendidikan tinggi adalah bekal utama untuk bersaing. Pemerintah kabupaten siap mendukung melalui program beasiswa dan penuntasan anak tidak sekolah,” ujar Setyo.

Bupati juga mengapresiasi kolaborasi tripartit antara sekolah, orang tua, dan pemerintah dalam mencetak generasi yang berkarakter. Menurutnya, keberhasilan seorang siswa tidak hanya ditentukan oleh kurikulum di kelas, tetapi juga dukungan lingkungan keluarga dan kebijakan daerah yang pro-pendidikan.

Alumni Bangga, Kepercayaan Masyarakat Meningkat

Hadir dalam acara tersebut Sekretaris Komisi C DPRD Bojonegoro, Maftukhan, yang merupakan alumni angkatan pertama SMPN 2 Purwosari. Maftukhan mengungkapkan kebanggaannya melihat transformasi sekolah yang kini semakin maju dan diminati.

“Sebagai alumni perdana, saya bahagia melihat perkembangan sekolah ini. Saya berpesan kepada adik-adik kelas untuk berani bermimpi besar. Di mana pun kalian berada, jagalah nama baik almamater dan keluarga,” kata Maftukhan.

Senada dengan itu, Camat Purwosari, Ike, menyoroti peran SMPN 2 Purwosari sebagai wadah pengembangan minat dan bakat siswa, khususnya di bidang seni dan olahraga. Sinergi antara sekolah dan Forkopimcam dinilai telah menciptakan ekosistem pendidikan yang kondusif bagi pertumbuhan karakter siswa.

Kepala SMPN 2 Purwosari melaporkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap institusi yang dipimpinnya terus meningkat. Hal ini tercermin dari animo pendaftaran peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2026/2027 yang mencapai 113 siswa. Menariknya, sejumlah calon siswa berasal dari luar Kecamatan Purwosari, bahkan rela tinggal di asrama atau indekos sekitar sekolah untuk mengembangkan potensi mereka, terutama di bidang olahraga.

Pelestarian Budaya Lokal

Acara pelepasan siswa kali ini juga dimeriahkan dengan pentas seni yang kental akan nuansa lokal. Siswa-siswi menampilkan pertunjukan Prada Budaya,包括 gamelan dan sinden, serta aksi dalang cilik Ki Haikal yang memukau hadirin.

Penampilan ini bukan sekadar hiburan, melainkan bukti nyata integrasi kurikulum muatan lokal dalam pembentukan karakter siswa. Melalui seni tradisi, siswa diajak untuk mencintai budaya daerah sambil mengasah kepercayaan diri di atas panggung.

Purnawiyata SMPN 2 Purwosari tahun ini menjadi refleksi komitmen bersama untuk menyiapkan generasi muda Bojonegoro yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga berbudaya dan siap menghadapi tantangan global melalui jalur pendidikan yang berkelanjutan. (TIM)

Share :


Popular Post