Home Pemerintahan

Bupati Bojonegoro Pimpin Apel ASN Pasca Lebaran, Tekankan Sinergi dalam Pelayanan Publik

by linknews.id - 26 Maret 2026, 10:32 WIB

Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono saat memimpin Apel ASN Pasca Lebaran (ist)

BOJONEGORO - LINKNEWS.ID - Hari pertama aktifitas kerja setelah libur Hari Raya Idul Fitri di Kabupaten Bojonegoro diisi dengan apel pagi bersama yang diselingi acara silaturahmi halal bihalal. Acara yang berlangsung pada hari Rabu (25/03/2026) tersebut berlangsung di halaman depan Gedung Putih Kantor Pemkab Bojonegoro.

Kegiatan apel dipimpin secara langsung oleh Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, dengan keikutsertaan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Suasana akrab dan penuh kedekatan terasa jelas seiring dengan momen saling meminta maaf setelah perayaan hari raya.

Dalam sambutannya, Bupati Setyo Wahono menyampaikan ucapan selamat menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H kepada seluruh jajaran ASN serta seluruh masyarakat Bojonegoro. Ia mengajak agar momen kemenangan ini dijadikan kesempatan untuk mempererat tali persaudaraan dan meningkatkan komitmen dalam memberikan pelayanan publik yang terbaik.

“Saya sekeluarga, serta atas nama Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri. Atas segala kekhilafan dan kesalahan, mohon maaf lahir dan batin,” ucapnya.

Bupati menyampaikan bahwa Kabupaten Bojonegoro memiliki kelebihan berupa kekayaan sumber daya alam yang turut berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, termasuk para ASN. Namun demikian, ia mengingatkan agar hal tersebut selalu disyukuri dan dioptimalkan untuk memperkuat rasa kebersamaan dalam melayani masyarakat.

Selanjutnya, ia menekankan pentingnya peningkatan produktivitas kerja ASN mengingat tantangan fiskal yang sedang dihadapi. Menurutnya, penurunan kinerja akan berdampak pada perencanaan anggaran, sehingga dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026 diperlukan langkah efisiensi yang ketat.

“Kita perlu mengurangi kegiatan yang tidak mendesak atau bersifat hanya seremonial. Namun, pelayanan kepada masyarakat harus tetap terjaga dan bahkan terus ditingkatkan,” jelasnya tegas.

Bupati juga mengingatkan bahwa kondisi perkembangan dunia saat ini, termasuk dinamika geopolitik global, turut mempengaruhi arah kebijakan pembangunan daerah. Oleh karena itu, seluruh perangkat daerah diminta untuk lebih teliti dalam menyusun program kerja, terutama dalam mengawal berbagai kegiatan prioritas menjelang tahun 2027.

Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga menjadi fokus utama. Setiap unit kerja daerah diminta untuk mengidentifikasi potensi daerah yang dapat digali serta melakukan efisiensi dalam berbagai aspek, termasuk penggunaan anggaran untuk perjalanan dinas dan konsumsi energi seperti bahan bakar serta listrik.

Selain itu, Bupati menekankan pentingnya menjaga semangat kerja dan kesehatan tubuh sebagai modal utama dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Di sektor lingkungan hidup, ia mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan kelestarian alam melalui implementasi gerakan 3R (Reduce - Kurangi, Reuse - Gunakan Kembali, Recycle - Daur Ulang). Peran camat, institusi pendidikan, masyarakat luas, hingga pihak swasta dianggap sangat penting untuk membangun kesadaran akan pentingnya lingkungan sejak dini.

Dalam upaya mendukung ketahanan pangan daerah, Bupati meminta pihak terkait, khususnya Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian beserta para camat se-Kabupaten Bojonegoro, untuk mendorong pemanfaatan lahan yang ada guna memenuhi kebutuhan pangan masyarakat sehari-hari.

Tidak hanya itu, percepatan proses layanan perizinan juga menjadi poin penting yang disorot. Ia menegaskan bahwa setiap permohonan izin harus mendapatkan tanggapan yang cepat dan jelas, baik dapat diterima dan diproses maupun tidak, sebagai bentuk memberikan kepastian dalam pelayanan publik.

Bupati juga menekankan bahwa kolaborasi antar sektor sangat diperlukan, mulai dari bidang pertanian, kesehatan, hingga pariwisata, yang tidak dapat berkembang secara mandiri tanpa dukungan dari berbagai pihak dalam mendukung pembangunan daerah.

Setelah acara apel selesai, seluruh peserta kemudian melanjutkan kegiatan dengan acara halal bihalal bersama sebagai bentuk mempererat hubungan silaturahmi dan memperkuat rasa kebersamaan di antara jajaran pegawai Pemkab Bojonegoro. (KOM/RED)

Share :

Popular Post