LAMONGAN, LINKNEWS.ID – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi melantik dan mengambil sumpah jabatan 34 pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lamongan. Pelantikan dilaksanakan di Pendopo Lokatantra, Selasa (5/5/2026).
Jabatan yang dilantik mencakup empat pejabat pimpinan tinggi pratama, 17 pejabat administrator, dan 13 pejabat pengawas. Pengisian jabatan ini merupakan bagian dari upaya penyegaran birokrasi untuk meningkatkan efektivitas tata kelola pemerintahan dan kualitas pelayanan publik.
Bupati Yuhronur Efendi, yang akrab disapa Pak Yes, menegaskan bahwa proses pelantikan telah melalui tahapan seleksi yang ketat dan terukur, khususnya untuk jabatan strategis. Dua posisi pimpinan tinggi pratama, yakni Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), diisi melalui mekanisme seleksi terbuka setelah sebelumnya vakum.
Dalam amanatnya, Bupati mengingatkan bahwa jabatan negara adalah amanah yang harus dijaga dengan integritas tinggi.
“Pelantikan ini harus dimaknai sebagai amanah. Saya berharap seluruh pejabat yang dilantik dapat menjalankan tugas dengan baik di tempat yang baru, bekerja profesional, menjaga integritas, serta terus menjaga nama baik Pemerintah Kabupaten Lamongan,” ujarnya.
Yuhronur juga menyoroti pentingnya adaptabilitas aparatur sipil negara (ASN) terhadap perubahan zaman. Ia menilai dinamika masyarakat yang kian kompleks, dipacu oleh kemajuan teknologi dan tuntutan pelayanan yang lebih cepat, mengharuskan para pejabat baru untuk bersikap responsif.
“Perkembangan masyarakat semakin dinamis. Oleh karena itu, seluruh pejabat yang baru dilantik harus fokus pada tugas masing-masing, bekerja secara optimal, dan mampu menjadi bagian dari percepatan pembangunan daerah serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tambah orang nomor satu di Kota Soto tersebut.
Dengan pelantikan ini, Pemerintah Kabupaten Lamongan berharap terjadi peningkatan kinerja birokrasi yang lebih profesional dan berorientasi pada kepentingan masyarakat, guna mendukung target pembangunan daerah yang berkelanjutan. (HUM/RED)