Home Pemerintahan

Bupati Lamongan Pimpin Leaders Brief, Satukan Persepsi Hadapi Transformasi Kerja

by linknews.id - 08 April 2026, 21:28 WIB

LAMONGAN, LINKNEWS.ID – Pemerintah Kabupaten Lamongan memperkokoh arah kebijakan di tengah dinamika global dan perubahan sistem tata kelola. Hal ini dilakukan melalui kegiatan Leaders Brief yang dipimpin langsung oleh Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, Rabu (8/4). 

Acara yang berlangsung di Ruang Command Center Gedung Pemkab Lt.3 ini diikuti oleh seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga camat secara daring melalui kanal Zoom.

Pertemuan ini difungsikan sebagai wadah penyamaan visi dan misi seluruh jajaran pemerintahan dalam menghadapi perubahan pola kerja serta berbagai tantangan pembangunan. Selain itu, forum ini juga menjadi tindak lanjut dari koordinasi sebelumnya yang fokus membahas kesiapan menghadapi musim kemarau.

Dalam arahannya, Bupati yang akrab disapa Pak Yes menekankan bahwa transformasi budaya kerja menjadi kunci utama untuk menjaga stabilitas kinerja pemerintahan. Ia menjelaskan bahwa perubahan sistem kerja, seperti penerapan Work From Home (WFH), Work From Office (WFO), hingga penyesuaian jam operasional, merupakan bagian dari upaya efisiensi yang tidak boleh mengurangi kualitas pelayanan.

“Perubahan pola kerja harus diimbangi dengan peningkatan kinerja. Efisiensi, termasuk pengurangan penggunaan energi seperti BBM dan listrik sebesar 20–25 persen, harus bisa diwujudkan tanpa menurunkan kualitas pelayanan publik,” tutur Pak Yes.

Lebih jauh, orang nomor satu di Lamongan ini menegaskan bahwa setiap program yang dijalankan harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat. Ia juga meminta agar setiap OPD lebih optimal dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana pelayanan publik yang modern dan adaptif.

Menghadapi ancaman kemarau panjang yang diprediksi berlangsung hingga bulan Agustus, Pemkab Lamongan telah menyiapkan sejumlah strategi. Dinas teknis diminta segera melakukan pendataan dan pemetaan sumber air, perbaikan saluran irigasi, serta normalisasi sungai. Para camat juga diinstruksikan untuk memetakan wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan agar penanganan bisa dilakukan secara cepat dan tepat sasaran.

Kesiapsiagaan juga ditingkatkan dengan menyiapkan armada pemadam kebakaran guna mengantisipasi potensi kebakaran lahan maupun permukiman, serta memastikan ketersediaan air bersih bagi warga terdampak melalui BPBD.

Di sektor pertanian, Bupati menegaskan bahwa musim kemarau tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan target produksi. Optimalisasi lahan dan perluasan areal tanam tetap harus didorong demi menjaga ketahanan pangan daerah.

Isu lingkungan juga tidak luput dari perhatian. Menindaklanjuti program nasional Indonesia Bersih, Pemkab Lamongan berkomitmen memperkuat pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Dari total timbunan sampah mencapai 554 ton per hari, baru sekitar 36 persen yang berhasil dikelola dengan baik, sehingga diperlukan penanganan yang lebih serius melalui optimalisasi TPS3R dan TPST.

Dalam upaya memacu roda ekonomi daerah, Pemkab juga mendorong peran Bank Daerah Lamongan. Lembaga keuangan daerah ini diminta menyediakan skema pembiayaan yang mudah dan murah, khususnya bagi petani hortikultura dan peternak, serta membuka peluang bagi generasi muda yang memiliki keterbatasan modal.

Sementara itu, Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, menyoroti pentingnya akurasi data dalam penyaluran bantuan sosial. Ia meminta penggunaan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) agar bantuan benar-benar tepat sasaran. Camat diharapkan berperan aktif memastikan proses musyawarah di desa berjalan objektif, transparan, dan bebas dari kepentingan sektoral.

“Dengan komitmen bersama, target penurunan angka kemiskinan sebesar 11,95 persen pada tahun 2026 optimistis dapat tercapai,” jelas Wakil Bupati yang akrab disapa Mas Dirham.

Melalui Leaders Brief ini, diharapkan seluruh elemen di lingkungan Pemkab Lamongan dapat bergerak selaras, adaptif, dan responsif. Sehingga, pelayanan publik tetap prima dan pembangunan daerah dapat berjalan berkelanjutan. (HUM/RED)

Share :

Popular Post