Foto : Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky dalam acara penyerahan CSR Bank Jatim (ist)
TUBAN, Linknews.id – Pembangunan fasilitas olahraga di Kabupaten Tuban tidak lagi dipandang sekadar sebagai pemenuhan sarana fisik, melainkan sebagai strategi investasi sumber daya manusia yang berkelanjutan. Komitmen ini ditegaskan saat PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (Bank Jatim) menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa lapangan futsal dan mini softball kepada Pemkab Tuban pada Rabu (29/7/2026).
Penyerahan simbolis dilakukan oleh Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo kepada Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky di sela Festival Mangrove Jawa Timur X di Pantai Panduri, Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu.
Momen ini disaksikan langsung Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa serta jajaran DPRD dan pejabat terkait, menandai kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dan sektor perbankan dalam membangun ekosistem generasi muda.
Bupati Lindra menilai bahwa sinergi dengan dunia usaha adalah katalisator percepatan penyediaan ruang publik berkualitas.
"Fasilitas ini bukan hanya tempat berolahraga, tetapi wahana pembentukan karakter, disiplin, dan kesehatan mental anak-anak muda. Ini adalah fondasi untuk mencetak atlet berprestasi sekaligus menyiapkan SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa keberadaan lapangan futsal dan mini softball akan melengkapi peta infrastruktur olahraga Tuban, memberikan ruang layak bagi talenta lokal untuk berkembang tanpa harus bermigrasi ke kota besar. Diharapkan, budaya hidup sehat yang ditumbuhkan dari fasilitas ini dapat bermuara pada prestasi nasional maupun internasional.
Sementara itu, Winardi Legowo menegaskan bahwa CSR Bank Jatim difokuskan pada program yang berdampak langsung dan terukur bagi masyarakat.
"Kami ingin hadir sebagai mitra pembangunan yang relevan. Fasilitas olahraga ini dirancang untuk menjadi pusat aktivitas positif jangka panjang, tempat lahirnya bibit-bibit atlet dan generasi yang produktif," jelasnya.
Kolaborasi ini mencerminkan pergeseran paradigma CSR dari pendekatan filantropi sesaat menuju kemitraan pembangunan yang berkelanjutan. Dengan menggabungkan komitmen pemerintah dalam pembinaan atlet dan dukungan swasta dalam penyediaan infrastruktur, Kabupaten Tuban berupaya menciptakan ekosistem olahraga yang inklusif, merata, dan mampu menjawab tantangan peningkatan kualitas SDM di era modern. (MCT/ADS)