SURABAYA, Linknews.id - Ibu-ibu rumah tangga di kawasan wisata religi Ampel RW 04, Surabaya, mengikuti pelatihan pembuatan aksesori etnik, Minggu (17/5/2026). Meski diikuti peserta terbatas, kegiatan yang diinisiasi atas usulan Ketua RW setempat ini justru berlangsung efektif dan menghasilkan karya berkualitas.
Program bertajuk *One-Day Intensive Workshop* ini membimbing peserta secara personal. Mulai dari pengenalan bahan baku, teknik merangkai gelang etnik, hingga strategi pengemasan agar produk memiliki nilai jual tinggi. Kawasan Ampel yang ramai dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara dinilai sebagai pasar yang menjanjikan untuk produk suvenir berbasis kerajinan lokal.
Suasana pelatihan berlangsung hangat dan interaktif. Keterbatasan jumlah peserta justru menciptakan ruang diskusi yang lebih personal, di mana para ibu dapat saling bertukar pengalaman sekaligus melepas penat dari rutinitas harian melalui aktivitas kreatif.
"Fokus kami bergeser dari mengejar kuantitas menjadi penguatan kualitas individu, agar ilmu yang kami bawa benar-benar bernilai guna bagi mereka," ujar Ananda, perwakilan mahasiswa pelaksana kegiatan.
Di akhir sesi, seluruh peserta berhasil membuat minimal dua produk aksesori lengkap dengan pemahaman baru mengenai pengemasan yang dapat menaikkan nilai jual di pasaran. Lebih dari sekadar keterampilan teknis, pelatihan ini berhasil mengubah cara pandang para ibu bahwa merangkai aksesori tidak hanya bermanfaat sebagai aktivitas produktif di waktu luang, tetapi juga memiliki prospek nyata dalam menopang perekonomian keluarga.
Sumber/Penulis : Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya