Home Pendidikan

Eksplore Wisata dan Sejarah Lokal, SMPN 1 Purwosari Jelajahi Geopark Bojonegoro

by linknews.id - 22 April 2026, 11:17 WIB

Foto : Pelajar SMPN 1 Purwosari saat kunjungan di Geopark Bojonegoro (ist)

BOJONEGORO, LINKNEWS.ID – Puluhan pelajar dari SMP Negeri 1 Purwosari, Kabupaten Bojonegoro, melaksanakan kegiatan kunjungan edukatif ke sejumlah titik strategis yang masuk dalam kawasan Geopark Bojonegoro. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Selasa, 21 April 2026 ini tidak hanya berfungsi sebagai rekreasi semata, melainkan dirancang khusus sebagai sarana untuk memperdalam pengetahuan mengenai kekayaan geologi dan keindahan alam yang dimiliki daerah tersebut.

Rangkaian eksplorasi dimulai dengan berkunjung ke Pusat Informasi Geologi (PIG) guna mempelajari sejarah pembentukan bumi. Perjalanan dilanjutkan menuju Agrowisata Belimbing Kalitidu untuk mengenal lebih dekat potensi ekonomi dari komoditas lokal. Para siswa juga diajak menyaksikan langsung kawasan penambangan minyak tradisional yang dikenal dengan sebutan "Little Texas" di Wonocolo, Kecamatan Kedewan, serta menyaksikan fenomena alam api abadi yang terdapat di lokasi Kayangan Api.

Dalam kesempatan tersebut, Camat Purwosari, Ike Widyaningrum, turut hadir dan memberikan motivasi serta arahan kepada para siswa. Ia menekankan bahwa peran generasi muda sangatlah vital dalam menjaga keberlangsungan dan pengembangan kawasan Geopark ke depannya.

“Manfaatkan kesempatan ini untuk menyerap ilmu sebanyak-banyaknya. Kami mohon dukungan dari adik-adik semua, karena bulan Juli besok akan ada evaluasi dari asesor UNESCO. Mari kita tunjukkan bahwa Bojonegoro layak masuk dalam jaringan Geopark dunia,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa bangga dan rasa memiliki (sense of belonging) di kalangan pelajar terhadap kekayaan alam yang ada di daerahnya sendiri. Melalui pembekalan ilmu sejak usia dini, diharapkan mereka kelak dapat menjadi pelopor dalam menjaga kelestarian lingkungan serta turut mempromosikan wisata edukasi kepada khalayak luas.

Langkah ini sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Bojonegoro yang saat ini terus mempersiapkan segala aspek untuk menyambut kedatangan tim penilai dari UNESCO. Harapan besarnya, status Geopark Bojonegoro tidak hanya diakui di tingkat nasional, tetapi juga dapat diakui secara internasional sebagai warisan dunia.

Sementara itu, antusiasme para siswa terlihat sangat tinggi saat mengamati setiap objek wisata dan situs sejarah yang dikunjungi. Bagi mereka, melihat langsung fenomena geologi memberikan pengalaman yang jauh lebih berkesan dibandingkan hanya menerima materi pelajaran melalui buku teks di dalam kelas.

Salah satu siswa kelas 8, Muhammad Zaki Firnanda, menyampaikan kesan positifnya selama mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, kunjungan langsung ke lokasi, terutama ke Pusat Informasi Geopark (PIG), memberikan gambaran visual yang jauh lebih jelas dan mendalam.

“Dengan kunjungan di Geopark Bojonegoro ini, kita dapat mengetahui secara langsung bentuk bumi dan kekayaan alam yang ada di Bojonegoro. Berkunjung ke PIG benar-benar menambah wawasan yang sangat luas bagi kami para siswa,” ujar Zaki.

Selama berkeliling, para siswa diperkenalkan pada beragam warisan geologi yang unik, mulai dari jejak fosil purba, fenomena api yang menyala terus-menerus, hingga formasi batuan yang memiliki nilai ilmiah tinggi. Melalui paparan materi yang disajikan di PIG, mereka diajak memahami bagaimana proses alam telah membentuk permukaan tanah dan bentang alam Bojonegoro selama jutaan tahun.

Tidak hanya sekadar menimba ilmu, Zaki juga menyampaikan harapannya agar aset wisata edukasi ini dapat terus berkembang dan dikelola dengan baik. Ia berpesan agar pengelolaan Geopark Bojonegoro semakin maksimal sehingga mendapatkan pengakuan yang lebih luas.

“Harapannya, semoga Geopark Bojonegoro dapat terus dikembangkan sehingga bisa segera masuk ke tingkat nasional,” harapnya. (KOM/PRD)

Share :

Popular Post