Home Pendidikan

Gandeng Kemenag, PT SBI Gelar Pelatihan Manajerial Masjid dan Dakwah Digital di Tuban

by linknews.id - 05 Maret 2026, 18:36 WIB

Foto : Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Tuban, Hj. Umi Kulsum, S.Ag., M.Pd.I., saat memberi sambutan

TUBAN, LINKNEWS.ID – PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) Pabrik Tuban kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tuban, SBI menggelar pelatihan bertajuk "Manajerial Masjid dan Literasi Digital Media (Konten Dakwah)" bagi para tenaga pengajar informal, ustadz, dan ustadzah di sekitar wilayah operasional perusahaan. 

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh sedikitnya 150 peserta yang merupakan para Ketua Takmir Masjid dari tiga kecamatan, yakni Tambakboyo, Kerek, dan Jenu. Kehadiran para tokoh penggerak masjid ini diharapkan dapat membawa perubahan signifikan dalam tata kelola rumah ibadah di wilayah masing-masing.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Tuban, Hj. Umi Kulsum, S.Ag., M.Pd.I., dalam sambutannya menekankan pentingnya profesionalisme pengelolaan masjid. Beliau menggarisbawahi tiga pilar utama manajerial masjid yang harus diperkuat:

- Idarah: Manajemen administrasi dan organisasi masjid

- Imarah: Pengelolaan kegiatan pemakmuran masjid (ibadah dan dakwah)

- Riayah: Pemeliharaan fisik, sarana, dan prasarana agar jamaah merasa nyaman

"Masjid dan mushola tidak boleh hanya sekadar bangunan fisik, namun harus memiliki output nyata dalam pembinaan umat. Oleh karena itu, para penyuluh agama di Kemenag Tuban akan melakukan pendampingan intensif bagi takmir serta remaja masjid," tegas Umi Kulsum di hadapan 150 peserta tersebut. 

Di era digital, literasi media menjadi krusial. Merujuk pada firman Allah dalam Surat Al-Hujurat ayat 6, peserta diingatkan untuk selalu melakukan tabayyun (klarifikasi) dan bijak dalam bermedia sosial agar tidak terjerumus dalam penyebaran berita bohong.

"Dakwah di media sosial harus dikemas sebaik mungkin. Jika kita tidak memanfaatkan teknologi untuk kebaikan, maka kita termasuk golongan orang yang rugi," tambahnya. Kemenag Tuban sendiri telah mengerahkan lebih dari 90 penyuluh agama untuk aktif berdakwah melalui media sosial dan KUA di setiap kecamatan selama bulan Ramadhan.

Melengkapi pembekalan spiritual, materi pelatihan juga menyentuh esensi puasa di bulan Ramadhan berdasarkan pemikiran Imam Al-Ghazali, yang membagi puasa dalam tiga tingkatan:

- Puasa Awam: Sekadar menahan lapar, dahaga, dan hawa nafsu secara fisik

- Shaumul Khusus: Puasa orang saleh yang tidak hanya menahan lapar, tetapi juga menjaga panca indera dari perbuatan dosa

- Shaumul Khususil Khusus: Tingkatan tertinggi di mana hati dan pikiran sepenuhnya terjaga hanya untuk Allah

Selain pelatihan, Kemenag Tuban juga mensosialisasikan beberapa program strategis lainnya, di antaranya:

- Masjid Ramah Pemudik: Penyiapan fasilitas masjid di sepanjang jalur Pantura (Tambakboyo, Jenu, Tuban, Palang) hingga wilayah selatan sebagai tempat istirahat yang nyaman bagi pemudik Idul Fitri

- Percepatan Sertifikat Wakaf: Memastikan legalitas aset tanah masjid dan mushola

- Pendataan Majelis Taklim: Pendataan pendidikan non-formal untuk pemetaan pembinaan

- Pendaftaran SIMAS: Mendorong seluruh masjid terdaftar dalam Sistem Informasi Masjid (SIMAS) guna mempermudah akses program pemerintah

Melalui sinergi antara PT SBI dan Kemenag Tuban ini, diharapkan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan masjid di wilayah Tambakboyo, Kerek, dan Jenu semakin meningkat, sehingga masjid mampu bertransformasi menjadi pusat peradaban dan dakwah yang modern namun tetap berpegang teguh pada nilai-nilai syariat. (*/RED)

Share :

Popular Post