Home Pemerintahan

Kabupaten Lamongan Raih Indeks Daya Saing Tinggi, Melampaui Rata-Rata Nasional

by linknews.id - 25 Februari 2026, 08:29 WIB

Foto : Istimewa

LAMONGAN, LINKNEWS.ID - Pembangunan daerah di Kabupaten Lamongan kembali menunjukkan kemajuan signifikan, terbukti dari capaian Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) tahun 2025 yang mencapai skor 3,81 dan masuk kategori tinggi. Angka ini bahkan melampaui rata-rata skor IDSD nasional yang tercatat sebesar 3,50. 

Performa IDSD Kabupaten Lamongan menunjukkan perkembangan yang positif dan konsisten selama empat tahun berturut-turut. Tahun 2022 mencatatkan skor 3,14, kemudian meningkat menjadi 3,48 pada tahun 2023. Pada 2024 skornya naik lagi menjadi 3,64, sebelum akhirnya mencapai angka 3,81 di tahun 2025.

Sertifikat penghargaan untuk capaian skor IDSD ini diterima langsung oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi dari Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional dalam sebuah acara yang berlangsung di Jakarta pada hari Selasa (24/2/2026).

Peningkatan daya saing daerah ini didukung oleh empat pilar utama. Pertama, dalam aspek lingkungan pendukung, Pemkab Lamongan terus melakukan pembangunan infrastruktur dan menjaga stabilitas ekonomi makro daerah. Arus investasi menunjukkan perkembangan yang baik, didorong oleh kemudahan proses perizinan dan kepastian regulasi, yang menjadikan Lamongan sebagai daerah yang menarik bagi pelaku usaha.

Kedua, pada komponen sumber daya manusia, pemerintah daerah berkomitmen untuk meningkatkan mutu pendidikan dan pelayanan kesehatan secara merata serta inklusif. Peningkatan akses terhadap layanan tersebut menjadi langkah konkret dalam mendorong peningkatan kualitas hidup seluruh masyarakat Lamongan. 

Ketiga, dalam aspek pasar, berbagai inisiatif untuk menguatkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus dilakukan secara intensif. Program ini mencakup peningkatan kualitas produk, penguatan identitas merek lokal, hingga perluasan jangkauan pasar hingga ke tingkat ekspor. Selain itu, peluang kerja juga diperluas melalui program inkubasi bisnis, pelatihan keahlian vokasi, serta fasilitasi penempatan tenaga kerja.

Keempat, pada bagian ekosistem inovasi, melalui peran aktif Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida), Kabupaten Lamongan terus membangun kultur inovasi dalam tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik. Salah satu program unggulan adalah Megnotek, yang berfungsi sebagai wadah untuk menghubungkan inovator, teknologi, dan kebutuhan daerah agar hasil inovasi dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. 

Capaian IDSD tahun 2025 ini menjadi bukti nyata dari konsistensi pelaksanaan lima belas program prioritas yang digagas oleh Bupati Yuhronur Efendi bersama Wakil Bupati Dirham Akbar Aksara. Program prioritas tersebut difokuskan untuk menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi, memastikan pemerataan pembangunan, serta memperkuat keharmonisan sosial di seluruh wilayah Kabupaten Lamongan. 

Dengan tren peningkatan yang terus terjaga, Pemkab Lamongan berkeyakinan dapat semakin memperkuat posisinya sebagai daerah yang kompetitif, mampu beradaptasi, dan berkelanjutan, sekaligus memberikan kontribusi yang signifikan bagi peningkatan daya saing di tingkat nasional. (HUM/RED)

Share :

Popular Post