Home Daerah

Lepas 104 ASN Purna Tugas, Begini Pesan Bupati Tuban

by linknews.id - 07 Juli 2026, 10:49 WIB

Foto : Istimewa 

TUBAN, Linknews.id – Sebanyak 104 aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Tuban resmi memasuki masa purna tugas dalam seremoni penyerahan Surat Keputusan (SK) Pensiun di Ruang Rapat R.H. Ronggolawe, Senin (6/7/2026). Momen ini menandai berakhirnya perjalanan dinas bagi para pegawai yang telah mengabdi puluhan tahun di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga pelayanan publik.

Penyerahan SK berlaku untuk Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 1 Juli, 1 Agustus, dan 1 September 2026. Komposisi purnawirawan ASN terdiri atas 55 guru, 18 tenaga kesehatan, 25 staf pelaksana, serta sejumlah pejabat eselon II, III, dan IV/Jabatan Fungsional. Selain menerima SK pensiun, peserta juga mendapatkan sosialisasi layanan PT Taspen (Persero) terkait pencairan hak pensiun dan Tabungan Hari Tua.

Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky menegaskan bahwa masa pensiun bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan babak baru untuk berkarya di tengah masyarakat dengan bekal pengalaman yang matang. 

"Pengabdian Bapak dan Ibu merupakan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah. Masa purna tugas justru menjadi kesempatan untuk terus mengambil peran sosial," ujarnya.

Lebih jauh, Mas Lindra menyoroti pentingnya kesiapan mental dan literasi di era modern. Ia mengingatkan para pensiunan agar tidak hanya menjaga kesehatan fisik dan rohani, tetapi juga memperbarui pemahaman tentang keamanan digital dan keuangan.

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan modus kejahatan siber yang kian canggih dinilai berpotensi menyasar kelompok lansia atau pensiunan. Oleh karena itu, ia mengimbau para purna tugas untuk lebih cermat saat menerima telepon, pesan singkat, maupun tautan yang mengatasnamakan lembaga keuangan atau instansi tertentu.

"Kemajuan teknologi turut dimanfaatkan pelaku kejahatan siber untuk menjalankan modus penipuan yang sulit dikenali. Literasi digital dan keuangan harus terus diperbarui agar dana pensiun tetap aman," tegasnya.

Dalam kesempatan yang dihadiri Wakil Bupati Tuban, Sekda, Kepala PT Taspen KC Utama Surabaya, dan jajaran OPD tersebut, Mas Lindra juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama masa pengabdian masih terdapat hal-hal yang belum dapat diwujudkan secara optimal oleh pemerintah daerah. 

Seremoni pelepasan ini diharapkan menjadi titik awal transisi yang bermakna, di mana para ASN purna tugas dapat menikmati masa tua dengan tenang, produktif, dan terlindungi dari risiko kontemporer. (MCT/RED)

Share :

Popular Post