Home Daerah

Magang Ganda EMCL 2026: Membekali Generasi Muda Bojonegoro dengan Kompetensi Industri dan UMKM

by linknews.id - 23 Juli 2026, 13:52 WIB

BOJONEGORO, Linknews.id – Program Pelatihan Kerja ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) Tahun 2026 mengambil pendekatan holistik melalui skema magang ganda di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta industri. Strategi ini dirancang untuk membekali pelajar dan mahasiswa dengan kompetensi yang komprehensif, menggabungkan ketangkasan wirausaha dari ekosistem UMKM dan disiplin profesional dari lingkungan industri.

Selama program berlangsung, peserta tidak hanya ditempatkan sebagai pengamat, melainkan terlibat aktif dalam rantai nilai bisnis. Di sektor UMKM, mereka mengelola proses produksi, administrasi stok, hingga pemasaran produk secara langsung. 

Sementara itu, magang industri memberikan paparan terhadap standar keselamatan kerja, budaya korporat, dan prosedur operasional yang ketat sesuai bidang keahlian masing-masing.

Perwakilan EMCL, Husna Widhi Hastuti menjelaskan bahwa dualisme pengalaman ini sengaja dihadirkan agar peserta memiliki perspektif kerja yang utuh. 

"Kami ingin mereka belajar langsung dari pelaku usaha dan dunia industri. Bekal kompetensi teknis, etos kerja, dan kemampuan beradaptasi menjadi fondasi penting sebelum mereka benar-benar memasuki pasar tenaga kerja atau membangun usaha mandiri," ujarnya.

Pendekatan berbasis praktik ini mendapat respons positif dari peserta. Muhammad Firman Ramadhan, siswa SMKN 4 Bojonegoro, menilai bahwa keterlibatan langsung dalam dua ekosistem berbeda memberinya pemahaman realistis tentang dinamika kerja. 

"Saya belajar bekerja sama dalam tim, memahami alur bisnis UMKM, sekaligus mengenal standar profesional di industri. Ini adalah bekal berharga yang tidak bisa didapatkan hanya dari bangku sekolah," ungkapnya.

Sebagai bagian dari komitmen peningkatan kualitas sumber daya manusia di wilayah operasi, EMCL berharap program ini tidak hanya menghasilkan lulusan yang siap kerja, tetapi juga calon wirausahawan yang mampu berkontribusi pada penguatan ekonomi lokal Bojonegoro. Integrasi antara keterampilan teknis dan mentalitas kewirausahaan diharapkan menjadi modal utama bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan ketenagakerjaan masa depan. (RED)

Share :

Popular Post