Home Daerah

Pemkab Bojonegoro Siapkan Skema Bantuan CSR dan Perluasan Pasar untuk Peternak GAYATRI

by linknews.id - 03 Juli 2026, 21:32 WIB

BOJONEGORO, Linknews.id – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro bergerak cepat merespons tantangan ekonomi yang dihadapi peternak penerima manfaat program Gerakan Beternak Ayam Petelur Mandiri (GAYATRI). Di tengah tekanan kenaikan harga pakan dan anjloknya harga telur di pasaran, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) setempat menyiapkan sejumlah intervensi strategis guna menjaga keberlanjutan usaha para peternak.

Kepala Bidang Peternakan Disnakkan Bojonegoro drh. Indra Firmansyah mengungkapkan, pihaknya sedang mematangkan rencana pemanfaatan dana Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai salah satu solusi pendanaan. Opsi bantuan yang kini masih dalam tahap kajian meliputi pengadaan mesin pengolah pakan mandiri atau pemberian subsidi langsung berupa pakan ternak.

"Kami sedang menimbang skema mana yang paling efektif menjawab kebutuhan mendesak peternak saat ini. Apapun bentuknya, realisasi bantuan akan segera dilakukan mengingat kondisi biaya produksi yang kian berat berbanding terbalik dengan pendapatan dari penjualan telur," jelas Indra, Jumat (3/7/2026).

Selain menekan beban produksi, pemerintah daerah juga fokus membuka akses pasar yang lebih stabil. Menindaklanjuti arahan Bupati Setyo Wahono dan Wakil Bupati Nurul Azizah, Disnakkan berencana menggelar koordinasi khusus dengan pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Tujuannya adalah menciptakan mekanisme penyerapan telur GAYATRI secara berkelanjutan ke dalam program gizi masyarakat.

Indra menegaskan bahwa distribusi telur ke SPPG kemungkinan besar akan tetap melibatkan pihak ketiga sebagai perantara. Langkah ini diambil demi memastikan kesesuaian dengan regulasi administrasi dan pertanggungjawaban keuangan (SPJ) yang berlaku ketat di lingkungan SPPG, sehingga proses penyaluran dapat berjalan akuntabel dan lancar.

Kombinasi antara dukungan input produksi dan jaminan pasar ini diharapkan tidak hanya menyelamatkan kelangsungan usaha peternak GAYATRI, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan lokal serta pemberdayaan ekonomi masyarakat pedesaan di Bojonegoro. (KOM/RED)

Share :

Popular Post