Foto : Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti saat membuka kegiatan (ist)
MAGETAN, Linknews.id – Pemerintah Kabupaten Magetan kembali menegaskan komitmennya dalam mereformasi kualitas kepemimpinan birokrasi melalui Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan V yang dibuka secara resmi di Pendapa Surya Graha.
Kegiatan ini tidak hanya menandai regenerasi pejabat struktural, tetapi juga menjadi bukti penguatan kemitraan strategis antara Pemkab Magetan dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur.
Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti menekankan bahwa PKA kali ini dirancang untuk mengubah alur pikir (mindset) para administrator dari sekadar pelaksana tugas menjadi agen perubahan.
"Peserta harus mampu berkolaborasi menghasilkan inovasi yang memberikan dampak nyata. Tujuannya bukan hanya peningkatan kapasitas individu, melainkan pelayanan publik yang lebih bersih, cepat, dan berkeadilan," ujarnya saat membuka kegiatan.
Yang membedakan PKA Angkatan V ini adalah penerapan metode Blended Learning yang memadukan pembelajaran klasikal tatap muka dengan sistem E-Learning berbasis Learning Management System (LMS) milik Lembaga Administrasi Negara RI.
Model hibrida ini memungkinkan peserta mengikuti tahap Self Learning, diskusi virtual via Zoom, pembangunan komitmen bersama, hingga implementasi Aksi Perubahan secara fleksibel namun tetap terstruktur.
Kepala UPT Sertifikasi Kompetensi SDM BPSDM Jatim, Susianah Satiani, menyambut baik sinergi ini sebagai momentum penguatan ekosistem pengembangan ASN di tingkat kabupaten. Ia berharap kolaborasi berkelanjutan dapat menciptakan standar kompetensi yang selaras dengan tuntutan reformasi birokrasi nasional.
Sebanyak peserta pilihan dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan menempuh enam tahapan ketat, mulai dari pembelajaran mandiri, klasikal I dan II, hingga aksi perubahan yang wajib diimplementasikan di instansi masing-masing. Tahap implementasi ini menjadi tolok ukur keberhasilan pelatihan, di mana ilmu yang diperoleh harus diterjemahkan menjadi solusi konkret bagi masalah pelayanan publik.
Melalui pendekatan pembelajaran modern dan kemitraan lintas lembaga, Pemkab Magetan berharap PKA Angkatan V tidak hanya melahirkan pemimpin administratif yang kompeten, tetapi juga birokrat yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat sesuai prinsip good governance. (HUM/RED)