BOJONEGORO, Linknews.id – Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) II Bojonegoro 2026 resmi berakhir di Pendopo Malowopati, Jumat (10/7/2026). Ajang yang berlangsung sejak 27 Juni ini mempertemukan 3.535 atlet dari 28 kecamatan dalam 27 cabang olahraga.
Lebih dari sekadar kompetisi, Porkab tahun ini menegaskan orientasi baru pemerintah daerah: menjadikan olahraga sebagai instrumen strategis untuk membangun karakter dan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, yang hadir bersama Wakil Bupati Nurul Azizah dan jajaran Forkopimda, mengapresiasi keberhasilan penyelenggaraan acara. Ia menekankan bahwa nilai utama Porkab bukan terletak pada jumlah medali, melainkan pada pembentukan disiplin, kejujuran, dan ketangguhan mental para atlet muda.
"Olahraga harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas SDM, termasuk upaya pencegahan stunting. Kita ingin melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki fisik sehat dan mental tangguh," ujar Bupati.
Meski Kecamatan Bojonegoro keluar sebagai juara umum, Bupati mengingatkan bahwa kemenangan sejati ada pada proses menghormati lawan dan menjunjung sportivitas. Pemerintah kabupaten berkomitmen terus memberikan apresiasi dan dukungan bagi atlet berprestasi sebagai wujud investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah.
Keunikan Porkab Bojonegoro terletak pada model pembinaannya. Berbeda dengan banyak daerah yang berbasis klub, Bojonegoro menerapkan sistem pembinaan berbasis kecamatan untuk memastikan pemerataan akses pengembangan bakat di seluruh wilayah.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dinpora) Kabupaten Bojonegoro, Arief Nanang Sugianto mengungkapkan rencana konkret untuk memperkuat fondasi ini.
"Pada 2027, setiap kecamatan akan menggelar Pekan Olahraga Kecamatan (Porcam). Ini adalah langkah menciptakan ekosistem pembinaan yang berjenjang dan berkelanjutan, sehingga bibit unggul dapat tumbuh merata dari tingkat paling bawah," jelas Arief.
Prosesi penutupan ditandai dengan penyerahan Piala Bergilir kepada Camat Bojonegoro David Prasetyo, didampingi Ketua Koordinator Olahraga Kecamatan (KOK) Saifuddin. Selain itu, diserahkan pula penghargaan simbolis kepada para atlet terbaik. Langkah sistematis ini diharapkan mampu mengubah peta prestasi olahraga Bojonegoro, sekaligus mencetak atlet-atlet yang siap bersaing di level provinsi hingga nasional. (KOM/RED)