Home Nasional

Presiden Prabowo Lantik Pimpinan Badan Gizi Nasional dan Penasihat Khusus Ketenagakerjaan di Istana Negara

by linknews.id - 09 Juni 2026, 08:21 WIB

Foto : Prosesi pelantikan (dok ist)

JAKARTA, Linknews.id – Presiden Prabowo Subianto melantik sejumlah pejabat tinggi negara di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/6/2026). Pelantikan mencakup kepemimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) serta Penasihat Khusus Presiden (PKP) Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh.

Berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) RI Nomor 18/M Tahun 2026, Presiden mengangkat Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala BGN. Ia didampingi oleh Agustina Arumsari dan Trenggono yang masing-masing dilantik sebagai Wakil Kepala BGN. Pengangkatan ini juga sekaligus memberhentikan pejabat lama di lingkungan BGN dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sementara itu, melalui Keppres RI Nomor 58/P Tahun 2026, Said Iqbal resmi dilantik sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh. Langkah ini menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat dialog sosial dan perlindungan hak-hak pekerja melalui jalur advisori langsung kepada kepala negara.

Dalam prosesi yang dipimpin langsung oleh Presiden, para pejabat baru mengucapkan sumpah jabatan. Prabowo mendiktekan ikrar kesetiaan kepada Undang-Undang Dasar 1945, kewajiban menjalankan peraturan perundang-undangan dengan lurus, serta menjunjung tinggi etika jabatan dengan penuh tanggung jawab demi darmabakti kepada bangsa dan negara.

Usai pengucapan sumpah, para pejabat menandatangani berita acara pelantikan. Acara dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat dari Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, disusul oleh para tamu undangan.

Pelantikan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan lembaga negara, para menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Kehadiran unsur sipil, militer, dan kepolisian secara lengkap mencerminkan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam mendukung program prioritas pemerintahan, khususnya di bidang gizi nasional dan ketenagakerjaan. (TIM)

Share :


Popular Post