Home Olahraga

Warga Bojonegoro Padati Jalan Sehat dan Senam Massal Haornas 2026

by linknews.id - 25 September 2026, 19:28 WIB

BOJONEGORO, LINKNEWS.id – Suasana semarak mewarnai peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Jumat (25/9/2026). Ribuan warga ambil bagian dalam kegiatan jalan sehat dan senam massal yang digelar Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dinpora) Kabupaten Bojonegoro.

Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Alun-Alun Bojonegoro itu mengangkat tema “Satu Langkah Seribu Semangat, Bojonegoro Sehat, Bugar dan Hebat”.

Sejak pagi, masyarakat dari berbagai kalangan tampak memadati kawasan Jalan Mas Tumapel yang menjadi titik awal kegiatan. Peserta kemudian menyusuri sejumlah ruas jalan di pusat kota sebelum kembali ke lokasi semula.

Rute yang ditempuh peserta meliputi Jalan Trunojoyo Selatan, Jalan Panglima Sudirman, Jalan AKBPN Soeroko, Jalan DI Panjaitan, Jalan Kartini, Jalan Rajawali, Jalan WR Supratman, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Trunojoyo Utara, Jalan Imam Bonjol, Jalan Hasyim Asyhari, hingga Jalan Pahlawan.

Dari rangkaian rute tersebut, peserta menempuh jarak sekitar 3,62 kilometer.

Namun, peringatan Haornas kali ini tidak hanya diisi kegiatan olahraga bersama. Sebelum jalan sehat dimulai, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro memberikan penghargaan kepada sejumlah atlet muda yang telah menorehkan prestasi di bidang olahraga.

Enam atlet menerima penghargaan tersebut, yakni M. Haviz Rizal Wibowo dan Rahendra Bimantara dari cabang olahraga akuatik nomor renang. Selanjutnya, Dienda Desty Zahira dan Chasya Fazila Kenar Pawestri dari cabang panahan.

Dua atlet lainnya, Amali Yatri Wulan dan Mohamad Rizky Tri Nugroho, merupakan atlet dari cabang olahraga atletik.

Bupati Bojonegoro Setyo Wahono mengatakan, Haornas seharusnya tidak dimaknai sebatas agenda seremonial tahunan. Menurut dia, momentum tersebut perlu menjadi pengingat bagi masyarakat mengenai pentingnya olahraga dalam kehidupan sehari-hari.

Ia berharap olahraga dapat berkembang menjadi bagian dari kebiasaan masyarakat sehingga turut mendukung terciptanya warga yang sehat, bugar, dan produktif.

“Olahraga jangan hanya menjadi angan-angan, tetapi menjadi bagian dari gaya hidup, budaya hidup, bahkan kebiasaan sehari-hari,” ujar Setyo Wahono.

Menurut dia, masyarakat yang sehat memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah. Karena itu, budaya berolahraga perlu terus ditumbuhkan sejak usia dini hingga kalangan masyarakat umum.

Setyo Wahono juga menilai kegiatan jalan sehat dan senam massal memiliki manfaat yang lebih luas. Selain menjaga kebugaran tubuh, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk berinteraksi dan mempererat hubungan sosial.

“Jalan sehat yang dirangkaikan dengan senam massal ini bukan hanya untuk kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan jiwa dan membangun silaturahmi antarwarga,” katanya.

Usai menyelesaikan rute jalan sehat, ribuan peserta kembali berkumpul di kawasan Alun-Alun Bojonegoro. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan senam massal dan hiburan.

Panitia juga menggelar pengundian kupon berhadiah bagi peserta. Sejumlah hadiah disiapkan, antara lain sepeda, telepon seluler, smartwatch, serta berbagai perlengkapan olahraga.

Peringatan Haornas ke-43 tersebut menjadi ajang olahraga bersama sekaligus ruang apresiasi bagi atlet muda Bojonegoro yang telah membawa nama daerah melalui prestasi di berbagai cabang olahraga. (RED)

Share :


Popular Post